Chatting

Konselor 1:
Konselor 2:
Konselor 3:
Admin:

Login

Tidak ada anggota yang online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini10
mod_vvisit_counterKemarin61
mod_vvisit_counterMinggu Ini10
mod_vvisit_counterBulan Ini418
mod_vvisit_counterSeluruhnya26703

Newsletter

Dapatkan renungan Firman Tuhan dan artikel lainnya dari kami dengan berlangganan newsletter. GRATIS!






PDF Cetak E-mail

Benih – Tanah – Musim (3)


(Seed Soil Season)

 

 

Kunci kesuksesan dalam kehidupan ini adalah jikalau seseorang menjadi orang yang tepat pada bidang dan berada tempat yang tepat serta pada waktu yang tepat. (Joshua Guana Tandjung)


Hidup adalah sebuah musim


 

Sebagian orang telah melakukan dengan baik di jalur yang benar, namun menjadi tidak maksimal karena ia tidak melakukan pada waktu yang tepat. Sebagaimana yang ditemukan oleh Salomo, Life is season – Hidup adalah sebuah musim. Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun dibawah langit ada waktunya. To everything there is a season. A time for every purpose under heaven.  (Pengkhotbah 3:1)

Salah satu hal yang dibutuhkan oleh umatNya adalah menerima dan menangkap jeritan Tuhan untuk generasi saat ini dalam pergumulan zaman ini. Tuhan berkenan kepada Daud karena ia melayani generasinya, ia melakukan kehendak TUHAN pada zamannya. Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya, lalu ia mangkat dan dibaringkan di samping nenek moyangnya, dan ia memang diserahkan kepada kebinasaan. For David, after he had served his own generation by the will of God, fell asleep, was buried with his fathers, and saw corruption: (Kisah 13:36)

 

Apa yang ia sampaikan adalah berita dan kehendak Tuhan untuk generasi saat ia hidup. Salah satu kunci keberhasilan dalam hidup ini adalah orang bertindak menurut waktuNya. Itulah sebabnya orang-orang bijaksana adalah orang-orang yang memahami waktu kehidupan. Maka bertanyalah raja kepada orang-orang arif bijaksana, orang-orang yang mengetahui kebiasaan zaman (the wisemen who understood the times- orang bijaksana yang memahami tentang waktu) (Esther 1:13).



Memahami waktu kehidupan


Mengapa TUHAN mengajak umatNya untuk belajar dari semut? Sebab TUHAN menaruh hikmat ilahi yang tersembunyi dalam kehidupan semut, seperti tertulis dalam salah satu firmanNya. ”Tetapi bertanyalah kepada binatang, maka engkau akan diberinya pengajaran, kepada burung di udara, maka engkau akan diberinya keterangan. Atau bertuturlah kepada bumi, maka engkau akan diberinya pengajaran, bahkan ikan di laut akan bercerita kepadamu (Ayub 12:7-8). Pelajaran apa yang dapat kita peroleh dari kehidupan semut? Mari kita simak salah satu kebenaranNya.

Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak; biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyedia kan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen. (Amsal 6:6-8)

 

Sepintas adalah hanyalah ajakan untuk keluar dari kemalasan, namun mari kita masuk kedalam lapisan yang lebih dalam. Mengapa semut tidak menunda-nunda waktu dan tidak perlu diawasi atau dipaksa oleh pemimpinnya. Mengapa mereka sanggup bertindak secara proaktif untuk mengumpulkan makanan. Jawabannya, semut adalah sekalipun kecil dan lemah namun mereka memahami musim kehidupan, mereka mengumpulkan makanan pada musim panas. Apabila ia menunda-nunda waktu, sebab dimusim dingin tiba, mereka tidak memiliki kesempatan lagi. Sebagaimana halnya musim dingin dan panas, mereka datang dan pergi, demikian halnya dengan musim kehidupan. Mereka yang memahami akan bergerak tanpa menunda-nunda lagi serta bertindak sesuai dengan musim yang ada. 

 


Melangkah tidak pada musimnya

 

Hari-hari ini kita melihat sebuah kemabukan sensualitas ditengah-tengah generasi muda. Pronografi di internet adalah salah satu contoh, betapa mudahnya seorang remaja mengakses hal-hal yang tidak seharusnya ia lihat. Saya mendengar keluhan para orang tua yang anak-anaknya tidak dapat menahan diri untuk berpacaran sekalipun mereka masih dibangku SMP. Berpacaran bukanlah hal yang salah, bahkan sesuatu yang indah, namun jika semuanya dilakukan menurut kehendakNya dan pada waktuNya. FirmanNya mengajarkan bukanlah pacaran melainkan bertunangan, artinya berpacaran bukanlah sekedar mengisi kesepian atau kekosongan, melainkan sebuah proses persiapan menuju jenjang pernikahan.

Saya bertemu seorang perempuan di bangku SMP. Anaknya pendiam namun tanpa diketahui oleh teman-temannya, ia berpacaran dan hamil diluar nikah. Saya melihat kisah kehidupan yang menyedihkan, ia kehilangan seluruh masa mudanya dan kehidupan di sekolah bersama teman-temannya. Ia harus keluar dari sekolah dan menjalani kehidupan seorang ibu rumah tangga sekalipun ia baru berumur sekitar lima belas tahun. Masalahnya yang terjadi, ia telah melanggar musim kehidupan. Saat itu ia masih di bangku SMP, masa tersebut bukanlah masa untuk berpacaran atau menikah melainkan masa untuk sekolah dan menimba ilmu dan bergaul sebagai remaja pada layaknya. Kita melihat ketika seorang bayi harus dilahirkan sebelum waktunya, maka ia mengalami banyak kesulitan yang tidak ia alami apabila ia lahir dengan normal.

Sebaliknya ketika seorang bayi tidak keluar dari rahim ibu setelah sembilan bulan sepuluh hari, maka ia akan mati dalam perut ibunya, Air ketuban yang sebelumnya menjadi pelindungnya justru menjadi racun yang membunuhnya. Mereka yang berjalan menurut musimnya akan mengalami banyak kesulitan bahkan kehancuran. Lihatlah apa yang diajarkan firmanNya kepada kita,


Siapa mengumpulkan pada musim panas, ia berakal budi; siapa tidur pada waktu panen membuat malu.  (Amsal 10:5)

 

Musim panas dan panen adalah waktunya bekerja dan memanen, mereka yang tidur di masa yang penuh dengan hasil panen akan mendapat malu.

 


Ketika musim berganti

 

Hidup adalah sebuah musim, saat yang menentukan dalam kehidupan ini adalah ketika musim kehidupan sedang berganti. Banyak mereka tersandung sebab tidak menyadari keberadaannya  (Joshua Guana Tandjung)


Hubungan orang tua dengan anaknya adalah sebuah hubungan yang bertumbuh menurut musimnya. Saat anak masih kecil, ia sepenuhnya dalam naungan dan pengaruh orang tuanya. Namun saat ia memasuki remaja, orang tua tidak dapat lagi meminta mereka sesuatu tanpa penjelasan atau alasan yang dapat mereka terima. Saat remaja mereka mencari sebuah jati diri. Seorang ibu atau ayah tidak dapat masuk ke kamar anaknya yang telah remaja dan memeriksa semua barang kepunyaannya, hal itu akan menyinggung privasinya. Saat anak kita menjadi remaja, mereka ingin dihargai sebagai seorang pribadi yang dihargai. Akhirnya tibalah masa mereka memasuki jenjang pernikahan, saat itu berlaku sebuah hukum kehidupan yang diajarkan oleh firmanNya. Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. (Efesus 5:31)

Banyak konflik terjadi antara mertua dan menantu perempuan, karena saat musim kehidupan telah tiba sang ibu tidak dapat menerimanya. Si anak yang telah dibesarkan bertahun-tahun dan dikasihinya, seolah menemukan ”orang lain” yang lebih dicintainya. Namun firmanNya telah mengajarkan kita, ketika seorang laki-laki menjadi dewasa dan menemukan teman hidupnya. Saat itulah musim kehidupan yang baru telah tiba, ia dipanggil untuk ”meninggalkan” ayah dan ibunya. Mengapa? Karena TUHAN itu berperkara kepada keluarga demi keluarga. Seorang laki-laki dewasa dipanggil untuk mandiri secara mental dan ekonomi agar ia dapat menjadi seorang kepala keluarga yang dipimpinnya.

Semua dari mereka yang menjadi ayah atau ibu  dari anak-anak, akan melewati sebuah musim kehidupan dimana anak yang sebelumnya bertahun-tahun bersama mereka, tiba tiba "meninggalkan " mereka. Namun itulah hukum kehidupan, saat itu sebuah pola yang baru telah tiba. Seorang anak tetap dipanggil untuk mengasihi dan hormat kepada orang tuanya, namun ia tidak bergantung lagi kepada orang tuanya.

 


Penutup

 

Sesuai dengan hakekat TUHAN yang penuh kasih, sesungguhnya Ia menyediakan masa depan yang penuh pengharapan kepada setiap anak manusia.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

(Yeremia 29:11)

Ketika ketiga elemen kehidupan, Seed-Soil-Season digenapi dalam kehidupan ini, selanjutnya  dalam naungan kasih karuniaNya, maka keberhasilan dan kelimpahan telah disediakan bagi setiap anak manusia oleh Sang Khalik yang penuh rakhmat.


Salam kehidupan.... :)


Komentar (0)Add Comment

Tulis komentar
Anda harus login sebelum menulis komentar. Silahkan daftar jika anda belum mempunyai keanggotaan.

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Search

Agenda Kegiatan

Maaf, tidak ada agenda yang ditampilkan

Info Suara Kehidupan

Call Center
Bagi Kamu-kamu yang lagi punya masalah, bingung akan tujuan hidup, putus asa, patah hati,   yah... intinya pengen curhat, ayo segera hubungi 031-5967000 atau kamu  bisa juga email ke: konselor.suarakehidupan@yahoo.comato langsung ingin curhat lewat chatting, klik menu chatting di sebelah kiri km dengan alamat YM:  konselor.suarakehidupan@yahoo.com; konselor1.suarakehidupan@yahoo.com;dan konselor2_suarakehidupan@yahoo.com... SEGERA add kami dan ada banyak konselor yang akan melayani kamu..   Salam Kehidupan....

Ayo kirim artikel dan Kesaksian Anda...!!
Salam... Sahabat Kehidupan, mari kirim Artikel dan Kesaksian anda. Caranya: Daftarkan diri anda    menjadi member Suara Kehidupan. Maka Anda bisa mengirimkan cerita, kesaksian atau artikel anda. Info lebih lanjut, hubungi: 031-5939201 Cp. Tata. Salam Kehidupan...

Produk Kami

True Life vol. 1
True Life vol. 1
Rp 50000
Beli Produk


True Life vol. 2
True Life vol. 2
Rp 50000
Beli Produk


The Season of Life
The Season of Life
Rp 20000
Beli Produk


Pemenang Kehidupan
Pemenang Kehidupan
Rp 25000
Beli Produk


Anda Seorang Pemberi Atau Pengambil?
   Anda Seorang Pemberi Atau Pengambil?
Rp 30000
Beli Produk


Bapa Berikan Jubah Itu Kepadaku!
Bapa Berikan Jubah Itu Kepadaku!
Rp 20000
Beli Produk


Kebenaran - 5W+1H
Kebenaran - 5W+1H
Rp 20000
Beli Produk


Jajak Pendapat

Menurut anda bagaimana tampilan situs web ini?