| Rasa bersalah karena selingkuh |
|
|
|
|
Rasa Bersalah Karena Selingkuh
Dengan menganalisa sebanyak 130 orang partisipan di Toronto, peneliti membuktikan bahwa lelaki ternyata lebih merasa bersalah setelah melakukan perselingkuhan seksual, sedangkan perempuan dihantui perasaan bersalah seusai perselingkuhan yang bersifat emosional. Demikian keterangan yang dikutip dari Livescience, Senin (18/5/09). Partisipan diminta untuk membayangkan seandainya mereka tertarik dengan seseorang, selain pasangannya. Dalam riset ini partisipan diminta memikirkan tentang masa lalu, sekarang, dan harapan yang ingin mereka gapai di masa depan mengenai hubungan cinta mereka. Sementara itu, untuk mengetahui faktor mana yang lebih menyebabkan perasaan bersalah, partisipan harus mengisi daftar pertanyaan yang berisi enam dilema yang muncul saat berselingkuh. Masing-masing pilihan dilengkapi dengan satu pilihan dilema karena faktor emosional dan juga faktor seksualitas. Rupanya, rata-rata perilaku berselingkuh pada lelaki banyak dipengaruhi kebutuhan biologis, sehingga mereka memercayai hubungannya lebih bersifat seksual. Sedangkan perempuan, cenderung terdorong oleh kebutuhan untuk mencintai dan dicintai, serta loyalitas dalam suatu hubungan. Sehingga ketika berselingkuh, perempuan lebih merasakan nilai emosional.
Baik pria maupun wanita memiliki potensi yang sama untuk jatuh dalam perselingkuhan, untuk itu suami istri harus saling menjaga dan mengingatkan. Tidak peduli siapapun Anda, tidak seorangpun yang kebal dengan masalah yang satu ini. Sumber: Okezone/VM Salam Kehidupan...
|
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|













Tak bisa
dipungkiri, seseorang yang berselingkuh dari pasangannya akan dihantui
perasaan bersalah. Namun, seberapa besar kadar perasaan bersalah rupanya
berkaitan erat dengan jenis perselingkuhan yang dilakukan dan juga
jenis kelamin.
Riset ini juga mengungkapkan bahwa perempuan lebih berpeluang meninggalkan