Chatting

Konselor 1:
Konselor 2:
Konselor 3:
Admin:

Login

Tidak ada anggota yang online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini0
mod_vvisit_counterKemarin61
mod_vvisit_counterMinggu Ini0
mod_vvisit_counterBulan Ini408
mod_vvisit_counterSeluruhnya26693

Newsletter

Dapatkan renungan Firman Tuhan dan artikel lainnya dari kami dengan berlangganan newsletter. GRATIS!






PDF Cetak E-mail

HIDUP TANPA PENYESALAN

(Life With No Regrets)--DMT


“Belajarlah untuk hidup, dan engkau akan tahu cara untuk mati; belajarlah untuk mati, dan engkau akan tahu cara untuk hidup.”

Morrie Schwartz


Dalam skenario kisah Natal, ada sebuah perisiwa yang membuat saya pribadi sangat tersentuh. Yaitu ketika bayi Yesus dibawa kedalam Bait Suci, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang bernama Simeon. Ketika Simeon meminta ijin untuk menimang bayi Yesus, dia mengucapkan sebuah doa yang sangat luar biasa.

 

"Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,

Lukas 2:29

 

Betapa tidak, di saat ada begitu banyak orang berdoa memohon panjang umur ataupun bahkan meminta untuk hidup 1000 tahun lagi, Simeon mengucapkan doa yang seakan-akan “meminta mati”. Terus terang, saya sangat tersentuh dengan doa Simeon, bagi saya Simeon adalah seseorang yang tidak pernah takut dengan kematian, karena dia mempercayai bahwa dia sudah menjalani sebuah KEHIDUPAN TANPA PENYESALAN!!!

 

 

1. Hidup Tanpa Penyesalan Adalah Hidup Dengan Sebuah Tujuan

 

Hidup dengan sebuah tujuan, berarti adalah hidup dengan sebuah arti. Oleh sebab itu hidup tanpa penyesalan adalah hidup dengan sebuah tujuan. Ketika kita tidak menemukan tujuan dalam hidup kita, maka kita akan menjalani hidup dengan sesuatu yang serba asal-asalan.

 

Di dunia ini ada seseorang yang hanya menjabat jabatan Presiden hanya selama 1 hari. Dia adalah DAVID RICE ATCHISON. Beliau adalah Presiden AS (sementara) yang menjabat hanya 1 hari pada tahun 1849. Saat itu Presiden AS terpilih, yaitu Zachary Taylor menolak untuk diambil sumpahnya pada hari Minggu. Sementara itu, Presiden sebelumnya, James K. Polk telah meletakkan jabatannya pada hari Sabtu tersebut. Sehingga ada kekosongan kursi Presiden pada hari Minggu, 4 Maret 1849.

 

Untuk mengatasi hal itu Senat “terpaksa” melantik calon Presiden kedua, yaitu David Rice Atchison. Pertanyaannya, apa yang dilakukan oleh David R. Atchison selama 1 hari itu? Apakah dia melakukan perubahan besar?

 

Karena kelelahan sehabis menyelesaikan urusan di Kongres pada akhir pemerintahan Polk, maka ia pulang dan langsung tidur. Ia menghabiskan waktu di hari Minggu itu - sebagai presiden – di tempat tidur….

 

Berapa banyak dari kita kehilangan kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita, hanya karena kita tidak menggunakannya dengan sebaik-baiknya? Ketika kita kehilangan tujuan untuk hidup, kita tidak pernah membuat hidup ini berarti.

 

 

Hidup dengan tujuan adalah sebuah kehidupan dengan sebuah keyakinan. Ketika Simeon, maupun Hana, memiliki tujuan dalam hidup, mereka menjalani sebuah kehidupan yang tidak biasa, bahkan sangat tidak masuk akal. Simeon menantikan keselamatan, Hana meninggalkan masa muda hanya demi sebuah keyakinan! Keyakinan inilah yang membuat mereka menjalani sebuah gaya hidup yang tidak dimiliki oleh banyak orang. Keyakinanlah yang akan membuat kita menjalani hidup sesulit apapun, tanpa menyerah. Keyakinanlah yang membuat kita tidak pernah menyesal dengan apa yang sudah kita lalui.

 

 

2. Hidup Tanpa Penyesalan Adalah Hidup Dengan Sebuah Pilihan Yang Lebih Baik

 

Hidup adalah sebuah pilihan, hidup tanpa penyesalan adalah hidup dengan sebuah pilihan yang lebih baik.

 

Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri.

Roma 14:7

 

Alkisah hiduplah seorang pria bernama Yan Hui. Yan Hui adalah murid kesayangan Konfusius yang suka belajar dan sifatnya baik.

 

Pada suatu kali ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumuni banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat.

 

Pembeli berteriak: “3 x 8 = 23, kenapa kamu bilang 24?”

 

Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: “Sobat, 3 x 8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi.”

 

Pembeli kain itu merasa tidak senang karena dikritik oleh Yan Hui itupun berkata: “Siapa minta pendapatmu? Kalaupun minta pendapat, mesti minta ke Konfusius. Benar atau salah, hanya Konfusius-lah yang berhak mengatakannya.”

 

Yan Hui: “Baik, jika Konfusius bilang kamu salah, bagaimana?”

 

Pembeli kain: “Kalau Konfusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?”

 

Yan Hui: “Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu.”

 

Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Konfusius.

 

Setelah Konfusius tahu duduk persoalannya, Konfusius berkata kepada Yan Hui sambil tertawa: “3 x 8 = 23. Yan Hui, kamu kalah. Kasihkan jabatanmu kepada dia.”

 

Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya. Ketika mendengar Konfusius bilang dia salah, diturunkan nya topi-nya lalu dia berikan kepada pembeli kain.

Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu dengan puas.

 

Walaupun Yan Hui menerima penilaian Konfusius tapi hatinya tidak sependapat. Dia merasa Konfusius sudah tua dan pikun sehingga dia tidak mau lagi belajar darinya.

Konfusius yang tahu isi hati Yan Hui, malah berkata: “Cobalah kamu pikir, ketika guru bilang 3 x 8 = 23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu. Tapi jikalau guru bilang 3 x 8 = 24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah dan itu berarti akan hilang 1 nyawa. Menurutmu, jabatanmu lebih penting atau kehilangan 1 nyawa yang lebih penting?”

 

Seringkali kita bertaruh untuk memenangkan apa yang kita anggap adalah kebenaran, tapi malah kehilangan sesuatu yang lebih penting. Banyak hal ada kadar kepentingannya. Janganlah gara-gara bertaruh mati-matian untuk prinsip kebenaran itu, tapi akhirnya malah menyesal, sudahlah terlambat. Banyak hal sebenarnya tidak perlu dipertaruhkan. Mundur selangkah, malah yang didapat adalah kebaikan bagi semua orang.

 

Sama halnya dalam rumah tangga, seringkali kita melihat banyak persoalan rumah tangga sebagai menang atau kalah, benar atau salah, tanpa melihat bahwa seringkali hal tersebut justru membuat hubungan keluarga justru semakin rusak, sehingga tidak ada yang menang justru semuanya hancur dan rusak (kalah). Inilah yang dikatakan oleh Amsal 14:1,

 

Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri.”

 

 

3. Hidup Tanpa Penyesalan Adalah Hidup Bersama Tuhan

 

Ketika Simeon bertemu Yesus (bayi), dia menemukan segala sesuatu yang dia cari dalam hidup ini. Ketika Simeon bertemu dengan Yesus, dia menemukan kepuasan dan kebahagiaan dalam kehidupan ini.

 

Hidup ini sebenarnya adalah pencarian akan Tuhan.

Ketika Tuhan Yesus akan ditangkap di taman Getsemani, Dia sempat menanyakan sebuah pertanyaan yang bersifat profetik,

 

Maka Ia bertanya pula: "Siapakah yang kamu cari?" Kata mereka: "Yesus dari Nazaret."

Jawab Yesus: "Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi."

Yohanes 18:7-8

 

Siapakah yang dicari dunia ini? Siapakah yang kita cari untuk menemukan kekuatan? Siapakah yang kita cari untuk mengisi kekosongan hidup ini? Siapakah yang dunia cari untuk membuat hidup ini berarti? Siapakah yang kamu cari? Siapa yang Anda cari ketika hidup tidak memberi jaminan? Siapa yang Anda cari ketika semua kehidupan-mu bagaikan gunung yang runtuh? Siapa yang Anda cari ketika airmata kepedihan, kepahitan dan kepedihan menghiasi wajahmu?

 

Dan mereka menjawab, “Yesus dari Nazareth.”

 

Hidup tanpa penyesalan adalah kehidupan yang sudah bertemu, menemukan dan memiliki Yesus kristus dalam hidup ini!!!


Salam Kehidupan.... :)..


 
Komentar (0)Add Comment

Tulis komentar
Anda harus login sebelum menulis komentar. Silahkan daftar jika anda belum mempunyai keanggotaan.

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Search

Agenda Kegiatan

Maaf, tidak ada agenda yang ditampilkan

Info Suara Kehidupan

Call Center
Bagi Kamu-kamu yang lagi punya masalah, bingung akan tujuan hidup, putus asa, patah hati,   yah... intinya pengen curhat, ayo segera hubungi 031-5967000 atau kamu  bisa juga email ke: konselor.suarakehidupan@yahoo.comato langsung ingin curhat lewat chatting, klik menu chatting di sebelah kiri km dengan alamat YM:  konselor.suarakehidupan@yahoo.com; konselor1.suarakehidupan@yahoo.com;dan konselor2_suarakehidupan@yahoo.com... SEGERA add kami dan ada banyak konselor yang akan melayani kamu..   Salam Kehidupan....

Ayo kirim artikel dan Kesaksian Anda...!!
Salam... Sahabat Kehidupan, mari kirim Artikel dan Kesaksian anda. Caranya: Daftarkan diri anda    menjadi member Suara Kehidupan. Maka Anda bisa mengirimkan cerita, kesaksian atau artikel anda. Info lebih lanjut, hubungi: 031-5939201 Cp. Tata. Salam Kehidupan...

Produk Kami

True Life vol. 1
True Life vol. 1
Rp 50000
Beli Produk


True Life vol. 2
True Life vol. 2
Rp 50000
Beli Produk


The Season of Life
The Season of Life
Rp 20000
Beli Produk


Pemenang Kehidupan
Pemenang Kehidupan
Rp 25000
Beli Produk


Anda Seorang Pemberi Atau Pengambil?
   Anda Seorang Pemberi Atau Pengambil?
Rp 30000
Beli Produk


Bapa Berikan Jubah Itu Kepadaku!
Bapa Berikan Jubah Itu Kepadaku!
Rp 20000
Beli Produk


Kebenaran - 5W+1H
Kebenaran - 5W+1H
Rp 20000
Beli Produk


Jajak Pendapat

Menurut anda bagaimana tampilan situs web ini?